Skip to main content

Dia

Suatu hari,
kamu akan menemukan seorang wanita
yang akan meraihmu penuh
Dia akan mengulurkan tangannya untuk menggapaimu
Dia mengetahui bahwa ada raksasa di dalam dirimu
Dia akan terus memegangmu dan tak akan merasa lelah
Suatu hari,
kamu akan menemukan seorang wanita
yang akan meluruskan jalanmu
Dia akan menuntunmu agar kamu tak salah melangkah
Dengan sabar dia melunakkan batu keras yang bersarang dikepalamu
Suatu hari,
kamu akan menemukan seorang wanita
yang akan melumpuhkan dirimu
Dia akan membuatmu buta
Dia yang membuatmu tidak akan berpaling darinya

Setiap pagi kau akan melihat senyumnya
yang lebih indah dari matahari pagi






Written on Thrusday, October 13th 2016

Comments

Popular posts from this blog

2016

Kau mendapat surat dari seorang perempuan yang hatinya sudah hancur berkali-kali. Entah apa yang para lelaki sebelumnya perbuat hingga hatinya hancur berkeping-keping. Tapi, kau tak perlu tahu siapa saja mereka. Sudah lewat masanya, tak perlu diingat. Perempuan ini mudah jatuh cinta. Namun, entah apa yang terjadi, suatu hari ia bersumpah untuk berhenti sejenak mencintai laki-laki. Katanya, "Sudah cukup. Aku sudah muak!". Ia sibuk memperbaiki hatinya yang sudah hancur menjadi potongan-potongan kecil. Satu  demi satu ia rangkai potongan itu. Lalu, ia menempelkannya dengan lem yang kuat agar tak ada yang terpisah lagi. Kini hatinya tertutup rapat Tak ada satupun celah yang ia sisakan Tak ada yang bisa masuk Aku kira sumpahnya itu hanya main-main saja. Tapi ternyata, ia bersungguh-sungguh. Setiap kali ada laki-laki yang ingin mendekat dan tanpa pikir panjang, ia langsung menjauh seperti ujung utara dan selatan magnet. Jangan tanya rupa perempuan itu...

She Is

She is a rose She is beautiful But be careful to touch her thorns She is a rainy day She is calm But be careful not to get too wet She is hot coffee She is sweet But be careful not to burn your tongue She is an ocean She is deep But be careful to drown in her waves She is everything so wonderful But even the sweetest things aren't always so sweet Written on Thursday, September 8th 2016

Dreadful

She grabbed her hair With lots of tears on her face What she said began to screwed One by one words began to disappear Silence begins to eat her She is petrified Her eyes stared blankly Mirror, now she looks at you She saw her own body Closer to her face Her eyes turned red and her hair was messy Her hand began to rise and clench Once a gain, she saw her body As if to speak something Looked ferocious  She threw her hand toward to you The pieces of mirror began to fall The hand that looks fine now covered in blood She asked, "Why me?" Physical is very resistant but not for her soul Written on Monday, October 10th 2016